Sebuah rumor yang beredar daring pada Desember 2025 mengklaim bahwa pada tahun 1989, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun bernama Eric Langford menghilang dari perkemahan Pramuka di Pegunungan Adirondack, New York. Menurut cerita tersebut, ia dinyatakan meninggal tiga minggu kemudian, lalu secara ajaib muncul kembali pada tahun 2001. Langford dikisahkan masuk ke kantor polisi Albany, menceritakan bahwa ia diculik dan disekap selama 12 tahun oleh seorang pria bernama Charles Daniels. Namun, kisah hilangnya Eric Langford ini tidak benar.

Asal Mula Kisah Fiktif

Kisah yang direkayasa ini berasal dari kanal YouTube UNKNOWN Files, yang pemiliknya membagikan cerita fiksi dalam video panjang yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Pada 14 Desember, pengguna TikTok dengan akun [@john.jolokai.68] memposting enam video yang merupakan bagian dari satu video yang sama, dan secara kolektif menerima jutaan penayangan. Klip-klip ini menceritakan kisah hilangnya Eric Langford yang seharusnya terjadi.

Pengguna TikTok yang disebutkan sebelumnya mengedit video YouTube berdurasi 28 menit yang diunggah pada 13 Desember menjadi enam bagian, masing-masing berdurasi sekitar empat hingga enam menit. Setiap klip tersebut menampilkan pembukaan yang berbeda-beda, dengan berbagai rekaman pengawasan yang menunjukkan seorang pria bertelanjang dada dengan rambut sangat panjang berjalan ke kantor polisi untuk meminta bantuan. Setiap pembukaan berdurasi 10 detik, durasi maksimum yang diizinkan oleh beberapa platform pembuatan video AI. Seluruh video YouTube, dan sebagian besar klip TikTok, menunjukkan gambar yang disebut sebagai Pramuka muda.

Pencarian di arsip surat kabar besar di Newspapers.com tidak menemukan informasi mengenai hilangnya seorang anak bernama Eric Langford, baik pada tahun 1989 maupun tahun lainnya. Jika seorang anak dengan nama tersebut menghilang di Pegunungan Adirondack pada dekade mana pun di masa lalu, surat kabar di New York kemungkinan besar akan melaporkan kejadian tersebut secara luas.

Situs pemeriksa fakta Lead Stories juga melaporkan rumor ini, melabelinya sebagai palsu dan fiksi. Pemindaian teks dari video YouTube dengan situs Copyleaks dan ZeroGPT menunjukkan bahwa setidaknya sebagian kecil dari naskah tersebut dihasilkan oleh alat AI. Pemindaian gambar yang diduga sebagai Pramuka muda dengan Copyleaks, Sightengine, dan WasItAI menghasilkan hasil yang berbeda-beda, namun alat pendeteksi AI sering kali tidak dapat diandalkan dan hasilnya harus diperlakukan dengan hati-hati.

Detail Kisah Fiktif Eric Langford

Video YouTube yang panjang tersebut menceritakan kisah yang sepenuhnya direkayasa bahwa pada musim panas 1989, Eric Langford, seorang Pramuka berusia 14 tahun, menghadiri perkemahan di sebuah lokasi bernama Black Pond, di Pegunungan Adirondack, New York.

Pada 17 Juli 1989, Langford, instrukturnya David Harrison, dan Pramuka lainnya melakukan pendakian malam tradisional dengan rencana untuk mendirikan kemah sementara. Langford secara sukarela mengambil air dari sungai terdekat tetapi tidak pernah kembali. Pejabat Essex County dua kali melakukan pencarian dalam radius 50 mil persegi tetapi tidak menemukan jejak keberadaan Langford, sehingga mereka menyatakannya meninggal tiga minggu kemudian.

Lebih dari 12 tahun kemudian, pada 3 Oktober 2001, Langford yang kurus kering dikisahkan berjalan ke kantor polisi Albany untuk meminta bantuan. Ia memperkenalkan diri kepada petugas dan mengatakan bahwa seorang pria bernama Charles Daniels telah menculiknya dan menyekapnya di sel bawah tanah kedap suara di dalam pondok berburu terpencil, bermil-mil jauhnya dari jalan mana pun. Langford juga memberi tahu petugas bahwa Daniels meyakinkannya bahwa orang tuanya telah meninggal dan dunia telah hancur oleh perang.

Langford kemudian dikatakan berhasil melarikan diri setelah Daniels menderita stroke. Polisi kemudian menemukan Daniels, yang meninggal di rumah sakit empat hari kemudian tanpa pernah mengatakan sepatah kata pun tentang penculikan tersebut. Kisah fiktif itu diakhiri dengan catatan kelam tentang masa depan Langford, menyatakan bahwa itu adalah 12 tahun hidupnya yang tidak akan pernah kembali, masa kecil yang dicuri, dan perjuangan harian dengan kenangan yang tidak dapat terhapus.

Penyebaran Lanjut Cerita Palsu yang Dihasilkan AI

Setelah pengunggahan video YouTube dan video TikTok individu, pengguna daring terus mempromosikan cerita yang direkayasa ini di Facebook dengan tautan ke artikel blog WordPress yang dihasilkan oleh AI. Misalnya, pada 15 Desember, seorang pengguna yang mengelola halaman Facebook Fame Frenzy memposting, “PRAMUKA HILANG PADA 1989 — KEMBALI 12 TAHUN KEMUDIAN DENGAN KISAH MENGERIKAN TENTANG PEMENJARAAN.” Sebuah komentar di bawah postingan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah artikel di blog WordPress yang penuh iklan. Pemindaian teks artikel tersebut dengan situs Copyleaks dan ZeroGPT menemukan bahwa sebagian besar atau seluruh cerita tersebut ditulis oleh AI.

Informasi “transparansi halaman” dari halaman Facebook tersebut menunjukkan setidaknya beberapa pengelolanya berlokasi di Vietnam—salah satu dari beberapa negara yang sering muncul dalam mempromosikan berbagai cerita palsu yang dihasilkan AI melalui Facebook dan blog. Sebelumnya, Snopes juga telah melaporkan rumor lain yang didorong oleh AI, termasuk sebuah video yang diduga menunjukkan UFO lepas landas dari hutan hujan Amazon pada tahun 1987.

(Sumber: snopes.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *