Mantan Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, telah bergabung dengan raksasa kecerdasan buatan (AI) OpenAI. Ia akan memimpin program ‘OpenAI for Countries’ yang dirancang untuk membantu pemerintah meningkatkan kapasitas AI mereka.

Osborne mengumumkan peran barunya yang berbasis di London, menyatakan bahwa merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Ia menyebut OpenAI sebagai “perusahaan paling menarik dan menjanjikan di dunia saat ini.”

Chris Lehane, kepala urusan global OpenAI, mengatakan bahwa keputusan Osborne mencerminkan “keyakinan bersama bahwa AI menjadi infrastruktur penting – dan keputusan awal tentang bagaimana AI dibangun, diatur, dan diterapkan akan membentuk ekonomi dan geopolitik selama bertahun-tahun yang akan datang.” Program ‘OpenAI for Countries’ bertujuan untuk bekerja sama dengan pemerintah “guna memastikan sistem AI global dibangun berdasarkan nilai-nilai demokrasi” dan telah menjangkau lebih dari 50 negara. Osborne akan membantu pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur AI, membangun literasi AI, dan memanfaatkan AI untuk meningkatkan layanan publik.

Osborne bergabung setelah berdiskusi dengan CEO OpenAI Sam Altman dan COO Brad Lightcap, yang ia gambarkan sebagai “pemimpin yang sangat mengesankan” yang berdedikasi untuk mengembangkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab. Ia akan meninggalkan perannya saat ini di bank investasi Evercore. Selain itu, Osborne juga merupakan ketua British Museum dan pernah menjabat sebagai editor surat kabar Evening Standard dari tahun 2017 hingga 2020.

Pengumuman ini muncul di tengah terhambatnya negosiasi antara Inggris dan AS mengenai kesepakatan teknologi yang mencakup kerja sama dalam bidang AI. Penunjukan Osborne juga bertepatan dengan lonjakan investasi AI dan kekhawatiran akan potensi gelembung pasar AI, dengan Bank of England sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan “koreksi tajam” pada nilai perusahaan teknologi besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *